Sayang Sabah Facebook

Likes
Sayang Sabah Twitter

11,683

Followers

Sayang Sabah - Portal Berita Negeri Kita

Ini 5 Faktor Gagalnya Kudeta Militer di Turki

9:43am 21/07/2016 Zakir Sayang Sabah 161 views i-Muslim
Gambar Hiasan

Gambar Hiasan

Sejak pagi, khabar kudeta yang dilakukan sejumlah individu dalam tentera Turki terhadap Presiden Recep Tayyib Erdogan berterusan diberitakan media-media Internasional.

Tak lama setelah itu, upaya kudeta tersebut digagalkan oleh rakyat Turki yang melakukan aksi demonstrasi turun ke jalan, ditambah dengan penolakan berbagai pihak terhadap kudeta ini. Setidaknya, ada 5 faktor gagalnya perbuatan khianat kudeta militer terhadap Presiden Erdogan.

1. Aksi demonstrasi rakyat Turki

Setelah berupaya melakukan kudeta, pasukan yang terlibat dalam aksi ini mengumumkan situasi darurat militer. Namun demikian, rakyat Turki tetap turun ke jalan setelah mendengar ajakan Erdogan untuk melawan oknum militer yang berupaya melakukan kudeta.

 Warga yang berdemonstrasi berhasil merebut kembali Bandar Ataturk dan mengusir pasukan yang terlibat dalam kudeta.

Selain itu, di beberapa wilayah seperti Istanbul, Ankara dan kota-kota Turki lainnya, para demonstran berhasil menguasai tank-tank yang terlibat dalam kudeta.

Sementara itu, sejumlah peserta penunjuk perasaan yang berada di Taksim Square di Istanbul, sambil membawa bendera Turki dan gambar Erdogan, meminta para tentara kembali ke baraknya, dan menyatakan bahwa kudeta telah gagal.

Aksi penolakan terhadap kudeta ini juga dilakukan rakyat Turki dengan mengumandangkan takbir serta azan di masjid-masjid pada tengah malam.

Demonstrasi rakyat Turki (nordjyske)

Demonstrasi rakyat Turki 

2. Militer tolak kudeta

Tak lama setelah deklarasi percubaan kudeta terhadap Erdogan oleh oknum militer, terjadilah perpecahan di kalangan militer Turki. Terutama, setelah adanya penolakan dari Ketua Staf Militer Turki Hulusi Akar. Di samping itu, pihak perisikan dan keamanan dalam negeri Turki juga turut menolak upaya kudeta. Bahkan, menurut sumber Reuters, sekitar 1500 personel tentara yang ikut dalam kudeta berhasil ditangkap.

3. Parlemen dukung pemerintahan yang sah

Ketua Parlemen Turki Ismail Kahraman dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap kudeta militer di negara itu. Ia mengatakan, semua anggota parlemen mendukung pemerintahan yang sah.

Lebih lanjut, Kahraman menuturkan, upaya kudeta militer hanya akan menghambat iklim demokrasi di negeri itu.

4. Semua pihak bersatu

Mantan Presiden Turki Abdullah Gul, mengatakan bahwa apa yang terjadi tidak lain adalah upaya kudeta yang gagal. Ia meminta tentara Turki yang turut dalam aksi kudeta untuk segera kembali ke barak.

Sementara itu, mantan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu, mengatakan bahwa hari ini adalah hari rakyat Turki untuk bersuara meneriakkan kemenangan di semua kota.

Di sisi lain, salah seorang tokoh pembangkang dari Partai Rakyat Republik Ihsanoglu, menyatakan bahwa Turki akan porak-poranda jika kudeta terjadi, dan mengatakan, “Kami akan mempertahankan iklim demokrasi (di Turki).”

5. Penolakan Internasional

Terjadinya upaya kudeta di Turki ini ditolak oleh dunia Internasional. White House mengumumkan bahwa Presiden AS Barack Obama meminta semua pihak untuk mendukung pemerintah di Turki.

Di samping itu, Kementerian Luar Negeri Inggeris menyatakan keprihatinannya atas peristiwa yang terjadi di Ankara dan Istanbul. Mereka meminta warganya untuk menghindari tempat-tempat umum.

Penolakan terhadap upaya kudeta tersebut juga disampaikan oleh banyak pejabat dan kepala negara lainnya, seperti Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Kanselir Jerman Angela Merkel, Menteri Urusan Luar Negeri Italia yang juga menjabat sebagai Komisioner Tinggi Uni Eropa (UE) untuk kebijakan luar negeri, Federica Mogherini dan Sekretaris Jenderal Dewan Eropa Sekretaris Jenderal Dewan Eropa Thorbjorn Jagland.

Sementara itu, Perdana Menteri Turki Bin Ali Yildirim, dalam pidatonya melalui televisi Turki, menyatakan pasukan pendukung pemerintah telah berhasil meredakan suasana. Demikian diberitakan masralarabia.

Sumber Asal : bersamadakwah.net

(Sumber: QuranicGen.com)

Apa Komen dan Pendapat Anda

Artikel Berkaitan