Sayang Sabah Facebook

Likes
Sayang Sabah Twitter

11,642

Followers

Sayang Sabah - Portal Berita Negeri Kita

Berbicara pun Ada Etikanya

10:21am 30/03/2016 Zakir Sayang Sabah 28 views i-Muslim
Gambar Hiasan

Gambar Hiasan

ISLAM mengatur segala aspek kehidupan ini dengan begitu sempurna. Mulai tidur, makan, bahkan berpolitik pun telah Islam atur dengan begitu baik. Bahkan ketika kita berbicara dengan orang lain pun Islam telah mengaturnya.

Sebagai seorang Muslim, sudah seharusnya kita memahami bahawa setiap apa yang kita katakana hari ini akan diminta untuk dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Maka dari itu, seorang Muslim sudah seharusnya memperhatikan beberapa etika ketika berbicara.

1. Hendaknya pembicaraan selalu di dalam kebaikan. Allah berfirman yang ertinya,

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (An-Nisa: 114)

2. Hendaklah seseorang berbicara dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah, ungkapannya jelas, dapat difahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksa-paksakan.

3. Jangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi Anda. Hadits Rasulullah SAW menyatakan, “Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak berguna baginya.” (HR. Ahmad)

4. Janganlah Anda membicarakan semua yang Anda dengar. Abu Hurairah di dalam haditsnya menuturkan, Rasulullah SAW bersabda, “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang apabila dia membicarakan semua yang telah dia dengar.” (HR. Muslim)

5. Menghindari perdebatan dan saling membantah, sekalipun Anda berada di pihak yang benar dan menjauhi perkataan dusta ketika bercanda.

6. Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa. Aisyah telah menuturkan, “Sesungguhnya Nabi apabila membicarakan suatu pembicaraan, sekiranya ada orang yang mengetahuinya, nescaya dia akan menghitung (kata-kata) beliau.” (Muttafaq ‘alaih)

7. Menghindari perkataan keji. Rasulullah SAW bersabda, “Seorang mukmin itu bukanlah seorang pencela atau pengutuk atau yang keji pembicaraannya.” (HR. Bukhari)

8. Menghindari sikap memaksakan diri dan banyak bicara di dalam berbicara.

9. Menghindari perbuatan ghibah (menfitnah) dan mengadu domba. Allah berfirman yang artinya, “Dan janganlah sebagian kamu menfitnah sebahagian yang lain.” (Al-Hujarat:12)

10. Mendengarkan pembicaraan orang lain dengan baik dan tidak memotongnya, juga tidak menampakkan bahawa kamu mengetahui apa yang dibicarakannya, tidak menganggap rendah pendapatnya atau mendustakannya.

11. Jangan memonopoli dalam berbicara, tetapi berikanlah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.

12. Menghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan dan mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain dan kekeliruannya, kerana hal tersebut dapat mengundang kebencian, permusuhan dan pertentangan.

13. Menghindari sikap mengejek, memperolok-olok dan memandang rendah orang yang berbicara.

(Sumber: Islampos- Etika Seorang Muslim/Karya: Lajnah Ilmiah Darul Wathan/Penerbit: Darul Haq / Disunting oleh Zikri Zainudin)

Apa Komen dan Pendapat Anda

Artikel Berkaitan